h1

206-222-1648 – Did this number call you?

November 24, 2011

Berbagi pengalaman ni….sudah lama menggunakan Yahoo Messanger sebagai alat untuk berkomunikasi jika sedang sibuk di lapak, selain murah juga bisa dibuka kapan saja…..suatu saat ada  yang add dengan id gayarechigaedgi6880. Terus terang gak kenal ni sama yang punya id…..tetap di accept….tak berapa lama dia mencoba untuk chat, kesannya sksd gitu…sok kenal sok dekat…

lumayan deh chat sudah agak lama tapi kok ya ada yang berasa aneh, kadang kita jawab apa responnya gak jelas, akhirnya ditengah-tengah chat disambi dengan mencoba search di google menggunakan kata kunci no. telpon yang dia kasih…..ternyata oh ternyata ada yang bikin program robot tuk mendapatkan informasi  nomor kartu kredit…untungnya gak punya…ha ha

dia memberikan link webcam yang nantinya akan meminta nomer kartu kredit sebagai verifikasi….gak di klik karena dah curigation ni…wkkk

ini contoh chatnya :

[01:27] gayarechigaedgi6880: i love the site cause its streams fast in real-time sorta like a skype, fill out your info, its only for age verification :) k?

[01:29] gayarechigaedgi6880: i use this site to play on cause i don’t want to be recorded, just watched!…this site doesn’t allow people to record my cam :) just click the “Accept Invite” button on the left of the page and we’ll be able to have a live chat

[01:30] gayarechigaedgi6880: credit card is just to verify your age, it’s free thru my cam session invite since I’m a premium member

sekarang ini karena  gadget dan kemudahan kecanggihan lainnya banyak yang berusaha melakukan kriminalitas yang kadang kita tidak sadar telah ditipu….jadi hati-hati yaaaa, kalo id gak dikenal mendingan di ignore saja.

 

 

h1

Sad Love Story

September 9, 2011

Sempat liburan panjang…..kadang saking terlalu panjangnya sampe harus mikir…ngapain lagi yaaa….iseng2 liat2 tv eh….ada drama korea my princess yang pemerannya keren banget…mungkin karena perawakan dan style rambutnya beda jadi tidak mengenali….nonton hanya ditengah-tengah seri, membuat penasaran.

saat masuk langsung deh cari2 di youtube dan nonton dari episode pertama sampai terakhir, terpuaskan banget….ternyata dulu dia juga figur yang pernah ditonton dalam sad love story…itu tu yang ditonton pertama kali sampai tersedu2 gak jelas….ceritanya sangat sedih banget.

seperti ini ni penampakan sad love story, agak semau gue dandanannya…ha ha

oya, setelah ditelusuri saking penasarannya….ternyata sang aktor ini pernah juga bermain di Endless Love, setelah dikasih clue tersebut langsung deh ingat….oooo dia toh….sudah begitu familiar ternyata.

style saat berperan di endless love

setelah nonton my princess sampai episode terakhir baru sadar kalau ternyata dia yang membuat tergila2 dengan drama korea…ha ha ha….ketemu lagi kita…senang sekali :-p

walau mungkin saat pembuatan film tersebut tidak berurutan….tapi itulah penampakan berurutan berdasarkan film yang ditonton…baru sadar bahwa mereka adalah orang yang sama….transformasi yang indah.

asli keren banget

sangat dewasa n coolll….di my princess

untuk film korea kurang ngerti sama nama pemerannya…harus bertanya dulu sama teman yang korea mania…bener2 maniak…..akhirnya dapet deh nama aslinya adalah song seun hun…..maklum deh bahasa korea agak rumit…dan kayaknya nama orang2nya cenderung sama….

dalam film sad love story ada lagu yang dilagukan oleh song seung hun, amat merasuk di hati….dari nada dan intonasi lirik walau tidak mengerti apa yang dilagukan…membuat sedih…sedih dan sedih..kenapa bisa begitu ya….

http://www.youtube.com/watch?v=oPcHarCORKg

baru bisa ngasih link di youtube…mau coba dicari downloadannya….top banget lagunya

Lyrics Even After Ten Years (Sad Love Story OST) – Song Seung Heon

Romaji

boiji anado neoreul neuggil sooga isseoseo
ni sarangdo ni haengbogdo
gyeolgoog naega ddo neoreul bae oong hane
seo oon hage seo oon hage ireogini
amoo maldo eobssi ddeo naga neun ge
mi wo hago miwo hago maeil gido hajiman
naenae neo man ddeo olla

shimnyeoni jinado baegnyeoni jinado
cheon nyeoni jinado na neun neoreul mosijeo
shimnyeoni jinado baegnyeoni jinado
neo reul gidari neunge naegen gajang swioon irinigga

an boorado anboo rado magyeon hage
hogsi jeonhaejilgga gido hajiman
miwo hago miwo hago maeil gido hajiman
naenae neoman ddeo olla

shimnyeoni jinado baegnyeoni jinado
cheon nyeoni jinado na neun neoreul mosijeo
shimnyeoni jinado baegnyeoni jinado
neo reul gidari neunge naegen gajang swioon irinigga

sarang hal sigani neomoo mojaratdeon oori geuddae
ji oo go ddo jiwo do neon ajig nama itneun de

do daeche eojjeoran marya naega cham miryeon hangeo ya
dashi neun an oneun geo ya babo cheoreom gidaril ggeoran marya

shimnyeoni jinado baegnyeoni jinado
cheon nyeoni jinado na neun neoreul mosijeo
shimnyeoni jinado baegnyeoni jinado
neo reul gidari neunge
neo hana gidarineun ge
oot go isseo do dweryeo noon moori na

Translation

Even if I can’t see you, I can feel you.
Even your love and even your happiness.
In the end, I’ve shown you off again.
Regretully, regretfully I’m like this.
I hate that you left without a word,
and although I pray everday to hate,
all I think about is you.

Even if ten years or a hundred years pass
or if a thousand years pass I can’t forget you.
Even if ten years or a hundred years pass
Waiting for you, to me, is the easiest thing.

Although I pray that my well-being, that maybe even
my well-being would vaguely reach you,
and though I hate you and pray everday to hate you,
All I think about is you.

Even if ten years or a hundred years pass
or if a thousand years pass I can’t forget you.
Even if ten years or a hundred years pass
Waiting for you, to me, is the easiest thing.

We never had enough time to love and so
I erase those times and even if I erase it
you’re still there.

What in the world do you want me to do?
I’m quite attach.
You’re not going to come back.
And like a fool I’m going to wait.

Even if ten years or a hundred years pass
or if a thousand years pass I can’t forget you.
Even if ten years or a hundred years pass
Waiting for you,
Waiting for just you,
Even if I’m smiling, they become tears.

h1

Presentasi dengan template gratis

August 11, 2011

Ketergantungan sebagai seorang pengajar dalam mentransfer ilmu salah satunya adalah aplikasi power point untuk memperlancar serta mempermudah pemahaman materi. sering kali dalam pembuatan membutuhkan perubahan suasana supaya aura belajar mengajar menjadi lebih menyenangkan, salah satu cara adalah dengan membuat presentasi menjadi semenarik mungkin sehingga yang diajar akan lebih fokus dalam menyerap ilmu.

template yang disediakan power point sudah sangat menjemukan, membutuhkan versi template yang terbaru,…..asik surping kanan kiri dan akhirnya didapat situs yang menyediakan template power point yang dapat secara gratisan….hehehe itu yang paling menarik….gratizzzz

lumayan lengkap dengan banyak kategori, tinggal dipilih yang sesuai.

silahkan mampir di http://www.free-power-point-templates.com/

banyak juga sebetulnya situs yang menyediakan template ppt gratisan….untuk lengkapnya bisa mampir juga ke

http://computer1001.blogspot.com/2011/04/28-lagi-powerpoint-background-yang.html

 

ada juga situs yang menyediakan template kartu…lucu2 di http://www.free-power-point-templates.com/category/cartoons/

 

h1

UML unified modelling language

August 9, 2011

Pendahuluan

Saat ini piranti lunak semakin luas dan besar lingkupnya, sehingga tidak bisa lagi dibuat asal-asalan. Piranti lunak saat ini seharusnya dirancang dengan memperhatikan hal-hal seperti scalability , security , dan eksekusi yang robust walaupun dalam kondisi yang sulit. Selain itu arsitekturnya harus didefinisikan dengan jelas, agar bug mudah ditemukan dan diperbaiki, bahkan oleh orang lain selain programmer aslinya. Keuntungan lain dari perencanaan arsitektur yang matang adalah dimungkinkannya penggunaan kembali modul atau komponen untuk aplikasi piranti lunak lain yang membutuhkan fungsionalitas yang sama. Pemodelan ( modeling ) adalah proses merancang piranti lunak sebelum melakukan pengkodean ( coding ). Model piranti lunak dapat dianalogikan seperti pembuatan blueprint pada pembangunan gedung. Membuat model dari sebuah sistem yang kompleks sangatlah penting karena kita tidak dapat memahami sistem semacam itu secara menyeluruh. Semakin komplek sebuah sistem, semakin penting pula penggunaan teknik pemodelan yang baik. Dengan menggunakan model, diharapkan pengembangan piranti lunak dapat memenuhi semua kebutuhan pengguna dengan lengkap dan tepat, termasuk faktor-faktor seperti scalability, robustness, security , dan sebagainya. Kesuksesan suatu pemodelan piranti lunak ditentukan oleh tiga unsur, yang kemudian terkenal dengan sebuan segitiga sukses ( the triangle for success ). Ketiga unsur tersebut adalah metode pemodelan ( notation ), proses ( process ) dan tool yang digunakan.

Memahami notasi pemodelan tanpa mengetahui cara pemakaian yang sebenarnya (proses) akan membuat proyek gagal. Dan pemahaman terhadap metode pemodelan dan proses disempurnakan dengan penggunaan tool yang tepat.

Apa itu UML

Unified Modelling Language (UML) adalah sebuah “bahasa” yg telah menjadi standar dalam industri untuk visualisasi, merancang dan mendokumentasikan sistem piranti lunak. UML menawarkan sebuah standar untuk merancang model sebuah sistem. Dengan menggunakan UML kita dapat membuat model untuk semua jenis aplikasi piranti lunak, dimana aplikasi tersebut dapat berjalan pada piranti keras, sistem operasi dan jaringan apapun, serta ditulis dalam bahasa pemrograman apapun. Tetapi karena UML juga menggunakan class dan operation dalam konsep dasarnya, maka ia lebih cocok untuk penulisan piranti lunak dalam bahasa bahasa berorientasi objek seperti C++, Java, C# atau VB.NET. Walaupun demikian, UML tetap dapat digunakan untuk modeling aplikasi prosedural dalam VB atau C. Seperti bahasa-bahasa lainnya, UML mendefinisikan notasi dan syntax /semantik. Notasi UML merupakan sekumpulan bentuk khusus untuk menggambarkan berbagai diagram piranti lunak. Setiap bentuk memiliki makna tertentu, dan UML syntax mendefinisikan bagaimana bentuk-bentuk tersebut dapat dikombinasikan. Notasi UML terutama diturunkan dari 3 notasi yang telah ada sebelumnya: Grady Booch OOD (Object-Oriented Design), Jim Rumbaugh OMT (Object Modeling Technique), dan Ivar Jacobson OOSE (Object-Oriented Software Engineering). Sejarah UML sendiri cukup panjang. Sampai era tahun 1990 seperti kita ketahui puluhan metodologi pemodelan berorientasi objek telah bermunculan di dunia. Diantaranya adalah: metodologi booch [1], metodologi coad [2], metodologi OOSE [3], metodologi OMT [4], metodologi shlaer-mellor [5], metodologi wirfs-brock [6], dsb. Masa itu terkenal dengan masa perang metodologi ( method war ) dalam pendesainan berorientasi objek. Masing-masing metodologi membawa notasi sendiri-sendiri, yang mengakibatkan timbul masalah baru apabila kita bekerjasama dengan group/perusahaan lain yang menggunakan metodologi yang berlainan.

Dimulai pada bulan Oktober 1994 Booch, Rumbaugh dan Jacobson, yang merupakan tiga tokoh yang boleh dikata metodologinya banyak digunakan mempelopori usaha untuk penyatuan metodologi pendesainan berorientasi objek. Pada tahun 1995 direlease draft pertama dari UML (versi 0.8). Sejak tahun 1996 pengembangan tersebut dikoordinasikan oleh Object Management Group (OMG – http://www.omg.org). Tahun 1997 UML versi 1.1 muncul, dan saat ini versi terbaru adalah versi 1.5 yang dirilis bulan Maret 2003. Booch, Rumbaugh dan Jacobson menyusun tiga buku serial tentang UML pada tahun 1999 [7] [8] [9]. Sejak saat itulah UML telah menjelma menjadi standar bahasa pemodelan untuk aplikasi berorientasi objek.

Konsepsi Dasar UML

Dari berbagai penjelasan rumit yang terdapat di dokumen dan buku-buku UML. Sebenarnya konsepsi dasar UML bisa kita rangkumkan dalam gambar dibawah.

Abstraksi konsep dasar UML yang terdiri dari structural classification , dynamic behavior , dan model management , bisa kita pahami dengan mudah apabila kita melihat gambar diatas dari Diagrams . Main concepts bisa kita pandang sebagai term yang akan muncul pada saat kita membuat diagram. Dan view adalah kategori dari diagaram tersebut. Lalu darimana kita mulai ? Untuk menguasai UML, sebenarnya cukup dua hal yang harus kita perhatikan:

1. Menguasai pembuatan diagram UML

2. Menguasai langkah-langkah dalam analisa dan pengembangan dengan UML

Tulisan ini pada intinya akan mengupas kedua hal tersebut.

Seperti juga tercantum pada gambar diatas UML mendefinisikan diagram-diagram sebagai berikut:

use case diagram

class diagram

statechart diagram

activity diagram

sequence diagram

collaboration diagram

component diagram

deployment diagram

Use Case Diagram

Use case diagram menggambarkan fungsionalitas yang diharapkan dari sebuah sistem. Yang ditekankan adalah “apa” yang diperbuat sistem, dan bukan “bagaimana”. Sebuah use case merepresentasikan sebuah interaksi antara aktor dengan sistem. Use case merupakan sebuah pekerjaan tertentu, misalnya login ke sistem, meng- create sebuah daftar belanja, dan sebagainya. Seorang/sebuah aktor adalah sebuah entitas manusia atau mesin yang berinteraksi dengan sistem untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan tertentu. Use case diagram dapat sangat membantu bila kita sedang menyusun requirement sebuah sistem, mengkomunikasikan rancangan dengan klien, dan merancang test case untuk semua feature yang ada pada sistem. Sebuah use case dapat meng- include fungsionalitas use case lain sebagai bagian dari proses dalam dirinya. Secara umum diasumsikan bahwa use case yang di- include akan dipanggil setiap kali use case yang meng- include dieksekusi secara normal. Sebuah use case dapat di- include oleh lebih dari satu use case lain, sehingga duplikasi fungsionalitas dapat dihindari dengan cara menarik keluar fungsionalitas yang common . Sebuah use case juga dapat meng- extend use case lain dengan behaviour -nya sendiri. Sementara hubungan generalisasi antar use case menunjukkan bahwa use case yang satu merupakan spesialisasi dari yang lain.

Class Diagram

Class adalah sebuah spesifikasi yang jika diinstansiasi akan menghasilkan sebuah objek dan merupakan inti dari pengembangan dan desain berorientasi objek. Class menggambarkan keadaan (atribut/properti) suatu sistem, sekaligus menawarkan layanan untuk memanipulasi keadaan tersebut (metoda/fungsi). Class diagram menggambarkan struktur dan deskripsi class, package dan objek beserta hubungan satu sama lain seperti containment , pewarisan, asosiasi, dan lain-lain.

Class memiliki tiga area pokok :

1. Nama (dan stereotype)

2. Atribut

3. Metoda

Atribut dan metoda dapat memiliki salah satu sifat berikut :

  • Private , tidak dapat dipanggil dari luar class yang bersangkutan
  • Protected , hanya dapat dipanggil oleh class yang bersangkutan dan anak-anak yang mewarisinya
  • Public , dapat dipanggil oleh siapa saja

Class dapat merupakan implementasi dari sebuah interface , yaitu class abstrak yang hanya memiliki metoda. Interface tidak dapat langsung diinstansiasikan, tetapi harus diimplementasikan dahulu menjadi sebuah class. Dengan demikian interface mendukung resolusi metoda pada saat run-time .

Sesuai dengan perkembangan class model, class dapat dikelompokkan menjadi package . Kita juga dapat membuat diagram yang terdiri atas package .

Hubungan Antar Class

  1. Asosiasi, yaitu hubungan statis antar class . Umumnya menggambarkan class yang memiliki atribut berupa class lain, atau class yang harus mengetahui eksistensi class lain. Panah navigability m enunjukkan arah query antar class .
  2. Agregasi, yaitu hubungan yang menyatakan bagian (“terdiri atas..”).
  3. Pewarisan, yaitu hubungan hirarkis antar class . Class dapat diturunkan dari class lain dan mewarisi semua atribut dan metoda class asalnya dan menambahkan fungsionalitas baru, sehingga ia disebut anak dari class yang diwarisinya. Kebalikan dari pewarisan adalah generalisasi.
  4. Hubungan dinamis, yaitu rangkaian pesan ( message ) yang di- passing dari satu class kepada class lain. Hubungan dinamis dapat digambarkan dengan menggunakan sequence diagram yang akan dijelaskan kemudian.

Statechart Diagram

Statechart diagram menggambarkan transisi dan perubahan keadaan (dari satu state ke state lainnya) suatu objek pada sistem sebagai akibat dari stimuli yang diterima. Pada umumnya statechart diagram menggambarkan class tertentu (satu class dapat memiliki lebih dari satu statechart diagram ). Dalam UML, state digambarkan berbentuk segiempat dengan sudut membulat dan memiliki nama sesuai kondisinya saat itu. Transisi antar state umumnya memiliki kondisi guard yang merupakan syarat terjadinya transisi yang bersangkutan, dituliskan dalam kurung siku. Action yang dilakukan sebagai akibat dari event tertentu dituliskan dengan diawali garis miring. Titik awal dan akhir digambarkan berbentuk lingkaran berwarna penuh dan berwarna setengah.

Activity Diagram

Activity diagrams menggambarkan berbagai alir aktivitas dalam sistem yang sedang dirancang, bagaimana masing-masing alir berawal, decision yang mungkin terjadi, dan bagaimana mereka berakhir. Activity diagram juga dapat menggambarkan proses paralel yang mungkin terjadi pada beberapa eksekusi. Activity diagram merupakan state diagram khusus, di mana sebagian besar state adalah action dan sebagian besar transisi di- trigger oleh selesainya state sebelumnya ( internal processing ). Oleh karena itu activity diagram tidak menggambarkan behaviour internal sebuah sistem (dan interaksi antar subsistem) secara eksak, tetapi lebih menggambarkan proses-proses dan jalur-jalur aktivitas dari level atas secara umum. Sebuah aktivitas dapat direalisasikan oleh satu use case atau lebih. Aktivitas menggambarkan proses yang berjalan, sementara use case menggambarkan bagaimana aktor menggunakan sistem untuk melakukan aktivitas. Sama seperti state , standar UML menggunakan segiempat dengan sudut membulat untuk menggambarkan aktivitas. Decision digunakan untuk menggambarkan behaviour pada kondisi tertentu. Untuk mengilustrasikan proses-proses paralel ( fork dan join ) digunakan titik sinkronisasi yang dapat berupa titik, garis horizontal atau vertikal. Activity diagram dapat dibagi menjadi beberapa object swimlane untuk menggambarkan objek mana yang bertanggung jawab untuk aktivitas tertentu.

Sequence Diagram

Sequence diagram menggambarkan interaksi antar objek di dalam dan di sekitar sistem (termasuk pengguna, display , dan sebagainya) berupa message yang digambarkan terhadap waktu. Sequence diagram terdiri atas dimensi vertikal (waktu) dan dimensi horizontal (objek-objek yang terkait). Sequence diagram biasa digunakan untuk menggambarkan skenario atau rangkaian langkah-langkah yang dilakukan sebagai respons dari sebuah event untuk menghasilkan output tertentu. Diawali dari apa yang men- trigger aktivitas tersebut, proses dan perubahan apa saja yang terjadi secara internal dan output apa yang dihasilkan. Masing-masing objek, termasuk aktor, memiliki lifeline vertikal. Message digambarkan sebagai garis berpanah dari satu objek ke objek lainnya. Pada fase desain berikutnya, message akan dipetakan menjadi operasi/metoda dari class . Activation bar menunjukkan lamanya eksekusi sebuah proses, biasanya diawali dengan diterimanya sebuah message.

Untuk objek-objek yang memiliki sifat khusus, standar UML mendefinisikan icon khusus untuk objek boundary, controller dan persistent entity .

Collaboration Diagram

Collaboration diagram juga menggambarkan interaksi antar objek seperti sequence diagram , tetapi lebih menekankan pada peran masing-masing objek dan bukan pada waktu penyampaian message . Setiap message memiliki sequence number , di mana message dari level tertinggi memiliki nomor 1. Messages dari level yang sama memiliki prefiks yang sama.

Component Diagram

Component diagram menggambarkan struktur dan hubungan antar komponen piranti lunak, termasuk ketergantungan ( dependency ) di antaranya. Komponen piranti lunak adalah modul berisi code , baik berisi source code maupun binary code , baik library maupun executable , baik yang muncul pada compile time, link time , maupun run time . Umumnya komponen terbentuk dari beberapa class dan/atau package , tapi dapat juga dari komponen-komponen yang lebih kecil. Komponen dapat juga berupa interface , yaitu kumpulan layanan yang disediakan sebuah komponen untuk komponen lain.

Deployment Diagram

Deployment/physical diagram menggambarkan detail bagaimana komponen di- deploy dalam infrastruktur sistem, di mana komponen akan terletak (pada mesin, server atau piranti keras apa), bagaimana kemampuan jaringan pada lokasi tersebut, spesifikasi server, dan hal-hal lain yang bersifat fisikal Sebuah node adalah server, workstation , atau piranti keras lain yang digunakan untuk men- deploy komponen dalam lingkungan sebenarnya. Hubungan antar node (misalnya TCP/IP) dan requirement dapat juga didefinisikan dalam diagram ini.

Langkah-Langkah Penggunaan UML

Berikut ini adalah tips pengembangan piranti lunak dengan menggunakan UML:

  1. Buatlah daftar business process dari level tertinggi untuk mendefinisikan aktivitas dan proses yang mungkin muncul.
  2. Petakan use case untuk tiap business process untuk mendefinisikan dengan tepat fungsionalitas yang harus disediakan oleh sistem. Kemudian perhalus use case diagram dan lengkapi dengan requirement, constraints dan catatan-catatan lain.
  3. Buatlah deployment diagram secara kasar untuk mendefinisikan arsitektur fisik sistem.
  4. Definisikan requirement lain (non-fungsional, security dan sebagainya) yang juga harus disediakan oleh sistem.
  5. Berdasarkan use case diagram , mulailah membuat activity diagram .
  6. Definisikan objek-objek level atas ( package atau domain ) dan buatlah sequence dan/atau collaboration diagram untuk tiap alir pekerjaan. Jika sebuah use case memiliki kemungkinan alir normal dan error, buatlah satu diagram untuk masing-masing alir.
  7. Buarlah rancangan user interface model yang menyediakan antarmuka bagi pengguna untuk menjalankan skenario use case .
  8. Berdasarkan model-model yang sudah ada, buatlah class diagram . Setiap package atau domain d ipecah menjadi hirarki class lengkap dengan atribut dan metodanya. Akan lebih baik jika untuk setiap class dibuat unit test untuk menguji fungsionalitas class dan interaksi dengan class lain.
  9. Setelah class diagram dibuat, kita dapat melihat kemungkinan pengelompokan class menjadi komponen-komponen. Karena itu buatlah component diagram pada tahap ini. Juga, definisikan tes integrasi untuk setiap komponen meyakinkan ia berinteraksi dengan baik.
  10. Perhalus deployment diagram yang sudah dibuat. Detilkan kemampuan dan requirement piranti lunak, sistem operasi, jaringan, dan sebagainya. Petakan komponen ke dalam node.
  11. Mulailah membangun sistem. Ada dua pendekatan yang dapat digunakan :
    • Pendekatan use case , dengan meng- assign setiap use case kepada tim pengembang tertentu untuk mengembangkan unit code yang lengkap dengan tes.
    • Pendekatan komponen, yaitu meng- assign setiap komponen kepada tim pengembang tertentu.

• Lakukan uji modul dan uji integrasi serta perbaiki model berserta code nya. Model harus selalu sesuai dengan code yang aktual.

• Piranti lunak siap dirilis.

Tool Yang Mendukung UML

Saat ini banyak sekali tool pendesainan yang mendukung UML, baik itu tool komersial maupun opensource. Beberapa diantaranya adalah:

  • Rational Rose (www.rational.com)
  • Together (www.togethersoft.com)
  • Object Domain (www.objectdomain.com)
  • Jvision (www.object-insight.com)
  • Objecteering (www.objecteering.com)
  • MagicDraw (www.nomagic.com/magicdrawuml)
  • Visual Object Modeller (www.visualobject.com)

Data seluruh tool yang mendukung UML, lengkap beserta harganya (dalam US dolar) bisa dipelajari di situs http://www.objectsbydesign.com/tools/umltools_byCompany.html . Disamping itu, daftar tool UML berikut fungsi dan perbangingan kemampuannya juga dapat dilihat di http://www.jeckle.de/umltools.htm .

Pointer Penting UML

Sebagai referensi dalam mempelajari dan menggunakan UML, situs-situs yang merupakan pointer penting adalah:

  • http://www.cetus-links.org/oo_uml.html
  • http://www.omg.org
  • http://www.omg.org/technology/uml/
  • http://www.rational.com/uml
  • http://www.uml.org/

Dan juga buku-buku yang terdapat di daftar pustaka.

Daftar Pustaka

  1. Grady Booch, Object-Oriented Analysis and Design with Application, Benjamin/Cummings, 1991.
  2. Peter Coad and Edward Yourdon, Object-Oriented Analysis, Yourdon Press, 1991.
  3. Ivar Jacobson, Magnus Christerson, Patrik Jonson, and Gunnar Overgaard, Object-Oriented Software Engineering: A Use Case Driven Approach, Addison-Wesley, 1992.
  4. James Rumbaugh, Michael Blaha, William Premerlani, Frederick Eddy, and William Lorenson, Object-Oriented Modeling and Design, Prentice Hall, 1991.
  5. Sally Shlaer and Stephen J. Mellor, Object-Oriented System Analysis: Modeling the World in Data, Yourdon Press, 1988.
  6. Rebecca Wirfs-Brock, Brian Wilkerson, and Lauren Wiener, Designing Object-Oriented Software, Prentice Hall, 1990.
  7. Grady Booch, James Rumbaugh, and Ivar Jacobson, The Unified Modeling Language User Guide, Addison-Wesley, 1999.
  8. Ivar Jacobson, Grady Booch, and James Rumbaugh, The Unified Software Development Process, Addison-Wesley, 1999.
  9. James Rumbaugh, Ivar Jacobson, and Grady Booch, The Unified Modeling Language Reference Manual, Addison-Wesley, 1999.
  10. Unified Modeling Language Specification, Object Management Group, www.omg.org, 1999.
  11. Introduction to OMG UML [http://www.omg.org/gettingstarted/what_is_uml.htm]
  12. UML Tutorial [http://www.sparxsystems.com.au/UML_Tutorial.htm]
  13. Embarcadero Tech Support [http://www.embarcadero.com/support/uml_central.asp]
  14. Practical UML A Hands-On Introduction for Developers, http://www.togethersoft.com/services/practical_guides/umlonlinecourse/index.html]
  15. Architecture and Design: Unified Modeling Language (UML), [http://www.cetuslinks. org/oo_uml.html]

sumber : http://harmiprasetyo.wordpress.com/2006/09/26/pengantar-uniifiied-modelliing-language-uml/

 

untuk versi bahasa inggrisnya ada UML Quick reference yang patut disimak : http://www.holub.com/goodies/uml/

h1

taman menawan

June 30, 2011

Dalam keseharian yang penuh dengan rutinitas, sering membutuhkan cara untuk membuat hati dan pikiran agar kembali segar sehingga dapat menjalani kehidupan dengan lebih optimis. Melihat dan memandang tanaman yang diatur sedemikian rupa, sangat indah dengan paduan warna yang menyejukkan akan sangat membantu dalam menyegarkan jiwa.

Perpaduan taman dan kolam yang serasi akan dapat merefleksikan ketenangan serta memberikan kenyamanan.

Dengan tanaman juga dapat menyatakan cinta yang indah

Pepohonan dan tanaman akan memberikan rasa terimakasih atas kasih sayang yang diberikan dengan berdaun hijau yang lebat serta berbuah dengan manisnya.

h1

The Beatles

June 16, 2011

Salah satu grup musik yang jadi favorit jaman masa sekolah SMP, sebetulnya suka gara-gara kakak suka muter kaset pinjeman temen SMAnya, ya namanya juga satu rumah pasti denger dong…akhirnya ikutan suka deh. dari album pertama sampai terakhir sudah denger …dan hapal semua, karena memang kalo dah suka pasti diikuti koleksi. kakak yang baru pulang dari dinas bawa koleksi CD yang lengkap, kalo jaman dulu sih itu dah CD yang amat mewah….:-p

kadang saat meninabobokan anak suka gak sadar kalo yang didengungin lagu dari beatles..he he..untungnya bocah gak protes.

There were bells on a hill

But I never heard them ringing

No, I never heard them at all

‘Til there was you

There were birds in the sky

But I never saw them winging

No, I never saw them at all

‘Til there was you

Then there was music and wonderful roses

They tell me in sweet fragrant meadows

Of dawn and dew

There was love all around

But I never heard it singing

No, I never heard it at all

‘Til there was you

Then there was music and wonderful roses

They tell me in sweet fragrant meadows

Of dawn and dew

There was love all around

But I never heard it singing

No, I never heard it at all

‘Til there was you

‘Til there was you

kalo dulu suka juga main gitar walau gak jago-jago amat…sekedar bisa, yang sering lagu yesterday…tapi sekarang dah lupa, lama gak bergaul sama gitar…..wkkk

h1

Utak Atik CSS

June 16, 2011

Dari awal selesai cuti besar sudah menunggu client yang minta dibuatkan website, walau dari website gratisan, template juga gratisan tuk kedepannya minta dijadikan dotcom. Biasanya yang bikin lama tuh melakukan perubahan dari template yang dipilih menjadi template yang diinginkan client.

Gak jauh-jauh deh akhirnya yang diutak-atik ya codingnya, lama juga memperhatikan versi apa yang dipake ni template, karena untuk pembuatan css ada banyak versinya…dan suka-suka yang buat template mau pake yang mana..he he.

pertama-tama keliatan ribet banget, tu coding diketiknya tidak beraturan, kalo beruntung ada yang kasih informasi, jadi harus tau mana posisi header, footer, css, html sampe xml dan javascript dipelajari lagi…padahal tuh bahasa dah lama banget gak kesentuh…belajar lagi deh buka2 diktat…wkkk

tapi banyak kok yang mencantumkan informasi via blog juga, jadi agak tertolong dengan surfing sana sini, akhirnya bisa deh hapus sana, cantum sini, edit sana, edit sini…..bisaaaa

h1

Jenis-jenis Penelitian Ilmiah

January 13, 2011

Penelitian dapat digolongkan / dibagi ke dalam beberapa jenis berdasarkan kriteria-kriteria tertentu, antara lain berdasarkan: (1) Tujuan; (2) Pendekatan; (3) Tempat; (4) Pemakaian atau hasil / alasan yang diperoleh; (5) Bidang ilmu yang diteliti; (6) Taraf Penelitian; (7) Teknik yang digunakan; (8) Keilmiahan; (9) Spesialisasi bidang (ilmu) garapan. Berikut ini masing-masing pembagiannya.

Berdasarkan hasil/alasan yang diperoleh:

  1. Basic Research (Penelitian Dasar), Mempunyai alasan intelektual, dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan;
  2. Applied Reseach (Penelitian Terapan), Mempunyai alasan praktis, keinginan untuk mengetahui; bertujuan agar dapat melakukan sesuatu yang lebih baik, efektif, efisien.

Berdasarkan Bidang yang diteliti:

  1. Penelitian Sosial, secara khusus meneliti bidang sosial: ekonomi, pendidikan, hukum, dsb.
  2. Penelitian Eksakta, secara khusus meneliti bidang eksakta: Kimia, Fisika, Teknik, dsb.

 

Berdasarkan Tempat Penelitian :

  1. Field Research (Penelitian Lapangan), langsung di lapangan;
  2. Library Research (Penelitian Kepustakaan), dilaksanakan dengan menggunakan literatur (kepustakaan) dari penelitian sebelumnya;
  3. Laboratory Research (Penelitian Laboratorium), dilaksanakan pada tempat tertentu / lab, biasanya bersifat eksperimen atau percobaan;

 

Berdasarkan Teknik yang digunakan :

  1. Survey Research (Penelitian Survei), tidak melakukan perubahan (tidak ada perlakuan khusus) terhadap variabel yang diteliti.
  2. Experimen Research (Penelitian Percobaan), dilakukan perubahan (ada perlakuan khusus) terhadap variabel yang diteliti.

 

Berdasarkan Keilmiahan :

1.      Penelitian Ilmiah

Menggunakan kaidah-kaidah ilmiah (Mengemukakan pokok-pokok pikiran, menyimpulkan dengan melalui prosedur yang sistematis dengan menggunakan pembuktian ilmiah/meyakinkan. Ada dua kriteria dalam menentukan kadar/tinggi-rendahnya mutu ilmiah suatu penelitian yaitu:

  1. Kemampuan memberikan pengertian yang jelas tentang masalah yang diteliti:
  2. Kemampuan untuk meramalkan: sampai dimana kesimpulan yang sama dapat dicapai apabila data yang sama ditemukan di tempat/waktu lain;

Ciri-ciri penelitian ilmiah adalah:

  1. Purposiveness, fokus tujuan yang jelas;
  2. Rigor, teliti, memiliki dasar teori dan disain metodologi yang baik;
  3. Testibility, prosedur pengujian hipotesis jelas
  4. Replicability, Pengujian dapat diulang untuk kasus yang sama atau yang sejenis;
  5. Objectivity, Berdasarkan fakta dari data aktual : tidak subjektif dan emosional;
  6. Generalizability, Semakin luas ruang lingkup penggunaan hasilnya semakin berguna;
  7. Precision, Mendekati realitas dan confidence peluang kejadian dari estimasi dapat dilihat;
  8. Parsimony, Kesederhanaan dalam pemaparan masalah dan metode penelitiannya.

 

2.      Penelitian non ilmiah (Tidak menggunakan metode atau kaidah-kaidah ilmiah)

  • Berdasarkan Spesialisasi Bidang (ilmu) garapannya : Bisnis (Akunting, Keuangan, Manajemen, Pemasaran), Komunikasi (Massa, Bisnis, Kehumasan/PR, Periklanan), Hukum (Perdata, Pidana, Tatanegara, Internasional), Pertanian (agribisnis, Agronomi, Budi Daya Tanaman, Hama Tanaman), Teknik, Ekonomi (Mikro, Makro, Pembangunan), dll.
  • Berdasarkan dari hadirnya variabel (ubahan) : variabel adalah hal yang menjadi objek penelitian, yang ditatap, yang menunjukkan variasi baik kuantitatif maupun kualitatif. Variabel : masa lalu, sekarang, akan datang. Penelitian yang dilakukan dengan menjelaskan / menggambarkan variabel masa lalu dan sekarang (sedang terjadi) adalah penelitian deskriptif ( to describe = membeberkan/menggambarkan). Penelitian dilakukan terhadap variabel masa yang akan datang adalah penelitian eksperimen.

 

Penelitian secara umum :

o       Penelitian Survei:

  • Untuk memperoleh fakta dari gejala yang ada;
  • Mencari keterangan secara faktual dari suatu kelompok, daerah dsb.
  • Melakukan evaluasi serta perbandingan terhadap hal yang telah dilakukan orang lain dalam menangani hal yang serupa;
  • Dilakukan terhadap sejumlah individu / unit baik secara sensus maupun secara sampel;
  • Hasilnya untuk pembuatan rencana dan pengambilan keputusan;
  • Penelitian ini dapat berupa :
  1. Penelitian Exploratif (Penjajagan). Terbuka, mencari-cari, pengetahuan peneliti tentang masalah yang diteliti masih terbatas. Pertanyaan dalam studi penjajagan ini misalnya : Apakah yang paling mencemaskan anda dalam hal infrastruktur di daerah Kalbar dalam lima tahun terakhir ini? Menurut anda, bagaimana cara perawatan infrastruktur jalan dan jembatan yang baik.
  2. Penelitian Deskriptif. Mempelajari masalah dalam masyarakat, tata cara yang berlaku dalam masyarakat serta situasi-situasi, sikap, pandangan, proses yang sedang berlangsung, pengaruh dari suatu fenomena; pengukuran yang cermat tentang fenomena dalam masyarakat. Peneliti mengembangkan konsep, menghimpun fakta, tapi tidak menguji hipotesis.
  3. Penelitian Evaluasi. Mencari jawaban tentang pencapaian tujuan yang digariskan sebelumnya. Evaluasi di sini mencakup formatif (melihat dan meneliti pelaksanaan program), Sumatif (dilaksanakan pada akhir program untuk mengukur pencapaian tujuan).
  4. Penelitian Eksplanasi (Penjelasan). Menggunakan data yang sama, menjelaskan hubungan kausal antara variabel melalui pengujian hipotesis.
  5. Penelitian Prediksi. Meramalkan fenomena atau keadaan tertentu;
  6. Penelitian Pengembangan Sosial. Dikembangkan berdasarkan survei yang dilakukan secara berkala: Misal: Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin di Kalbar, 1998-2003;

 

o       Grounded Research

Mendasarkan diri pada fakta dan menggunakan analisis perbandingan; bertujuan mengadakan  generalisasi empiris, menetapkan konsep, membuktikan teori, mengembangkan teori; pengumpulan dan analisis data dalam waktu yang bersamaan. Dalam riset ini data merupakan sumber teori, teori berdasarkan data. Ciri-cirinya : Data merupakan sumber teori dan sumber hipotesis, Teori menerangkan data setelah data diurai.

 

TUJUAN PENELITIAN :

Secara umum ada empat tujuan utama :

  1. Tujuan Exploratif (Penemuan) : menemukan sesuatu yang baru dalam bidang tertentu
  2. Tujuan Verifikatif (Pengujian): menguji kebenaran sesuatu dalam bidang yang telah ada
  3. Tujuan Developmental (Pengembangan) : mengembangkan sesuatu dalam bidang yang telah ada
  4. Penulisan Karya Ilmiah (Skripsi, Tesis, Disertasi)

 

PERANAN PENELITIAN

  1. Pemecahan Masalah, meningkatkan kemampuan untuk menginterpretasikan fenomena-fenomena dari suatu masalah yang kompleks dan kait-mengkait;
  2. Memberikan jawaban atas pertanyaan dalam bidang yang diajukan, meningkatkan kemampuan untuk menjelaskan atau menggambarkan fenomena-fenomena dari masalah tersebut;
  3. Mendapatkan pengetahuan / ilmu baru :

 

PERSYARATAN PENELITIAN :

  1. Mengikuti konsep ilmiah
  2. Sistematis/Pola tertentu
  3. Terencana

 

Penelitian dikatakan baik bila :

  1. Purposiveness, Tujuan yang jelas;
  2. Exactitude, Dilakukan dengan hati-hati, cermat, teliti;
  3. Testability, Dapat diuji atau dikaji;
  4. Replicability, Dapat diulang oleh peneliti lain;
  5. Precision and Confidence, Memiliki ketepatan dan keyakinan jika dihubungkan dengan populasi atau sampel;
  6. Objectivity, Bersifat objektif;
  7. Generalization, Berlaku umum;
  8. Parismony, Hemat, tidak berlebihan;
  9. Consistency, data/ungkapan yang digunakan harus selalu sama bagi kata/ungkapan yang memiliki arti sama;
  10. Coherency, Terdapat hubungan yang saling menjalin antara satu bagian dengan bagian lainnya.

 

PROSEDUR / LANGKAH-LANGKAH PENELITIAN :

Garis besar :

  1. Pembuatan rancangan;
  2. Pelaksanaan penelitian;
  3. Pembuatan laporan penelitian

Bagan arus kegiatan penelitian

  1. Memilih Masalah; memerlukan kepekaan
  2. Studi Pendahuluan; studi eksploratoris, mencari informasi;
  3. Merumuskan Masalah; jelas, dari mana harus mulai, ke mana harus pergi dan dengan apa
  4. Merumuskan anggapan dasar; sebagai tempat berpijak, (hipotesis);
  5. Memilih pendekatan; metode atau cara penelitian, jenis / tipe penelitian : sangat menentukan variabel apa, objeknya apa, subjeknya apa, sumber datanya di mana;
  6. Menentukan variabel dan Sumber data; Apa yang akan diteliti? Data diperoleh dari mana?
  7. Menentukan dan menyusun instrumen; apa jenis data, dari mana diperoleh? Observasi, interview, kuesioner?
  8. Mengumpulkan data; dari mana, dengan cara apa?
  9. Analisis data; memerlukan ketekunan dan pengertian terhadap data. Apa jenis data akan menentukan teknis analisisnya
  10. Menarik kesimpulan; memerlukan kejujuran, apakah hipotesis terbukti?
  11. Menyusun laporan; memerlukan penguasaan bahasa yang baik dan benar.

Sumber: (abdulhamid.files.wordpress.com)

h1

ISIT BSI Bandung 2

November 1, 2010

Implementation of Digital Libraries in Improving Digital Access Service in College

 

Anita Ratnasari1), Grace Gata2)

ABSTRACT

Library as a means to provide services in both data storage and electronic files manually is a vital asset and trade mark of the university, which will grow more creative and able to compete if it is appreciated and placed in containers and strategic structures. In providing that service improvement is needed so libraries can develop in the dissemination of data and information in the form of a virtual digital library, the problems faced by library managers in their efforts to help realize the vision of college is to achieve national and international level so it can compete with perfection.

Necessary strategies and policies that can address challenges and the reality that there are always in pole position in accordance with the needs of the times. In this paper elaborated on the problems, solution, strategy and technology implementation.

 

Key words

library, digital library, digital access service

1. Introduction

In the world of education, library facilities is one of the most important supporters. Library is a source of knowledge, where to find information, place of study or resesearch. The library is part of the means of support in the smooth process of learning.

The development of Information Technology (IT) is increasingly sophisticated, making the development of library systems can not be circumvented. The size of the development of many types of libraries is measured from the application of information technology that is used instead of other measures such as large-scale buildings that are used, the number of colections available and the number of users.

2. Issues

Library became one of the icons is important for university/college which is engaged in education, especially in the procurement of reference books. However, in implementation of existing libraries of universities/colleges, there are still many shortcomings including : books that are available are not up to date and number of books that are not sufficient.

This is especially felt by students and faculty who need books as reference material to develop their knowledge. Moreover, with advances in technology which is now very fast development of science, so students and faculty will always need books reference the latest version. If there is any number of books is not too much, so sometimes students and lecturers can not borrow it.

3. Application of Digital Library

The need for IT is closely connected with the role of libraries as a force in the preservation and dissemination of information science and culture that developed along with writing, printing, educational and human needs for information. Library split evenly information by identifying, collecting, managing and provided to the public.

In order to harmonize the advance of science and technology, the existence of digital libraries become indispensable. Digital library is a library that stores the data either book (written), images, sounds in the form of electonical files. The development of IT also enables scientific paper thesis stored in electronic format (eg Word format, PDF, etc), on diskette, CD ROM or DVD. Because of its thin, lightweight, very easy to carry everywhere. Similarly, the text book, which can be stored in an electronic scanner technology.

In addition, the recording of the activities held at the collage may well documented, thus increasing the number of references. For example : college held a seminar on computer networks, the results of the seminar was filmed, is included in the existing databases so that one day in the librabry anyone in need will be able to access easily.

Benefits information is presented in digital form are as follows :

a. Data Compression

This is the biggest advantage of digital form. A CD ROM of 700 MB capacity to load the book with a thickness of more than four thousand pages. Can imagine how big a place that can be saved by a library, where his literary form of electronic files. Another example : a portable hard drive Logitec LHD-PBA20U2 measuring 7.6 x 1.5 x 13 cm, weighs about 180 grams, a capacity of about 20GB. Harddisk for your palm can load the book more than 100 thousand pages in pdf format, or roughly equal to 151 kg, which when arraged in a row and need for space along the 6m.

b. Portability

The data has been compressed to a much smaller size than the original. Will be lighter and easier to bring a CD ROM rather than bring the information in book form. In the illustration above is easier to carry Logitec protable hard drive that weighs only 180 grams and can be inserted into the pocket, but its contents together with a book in a cupboard in the library.

c. Easy to be edited, processed and transferred  to other media.

In the past we need an eraser, stypo, tip ex, to make corrections writing. If the writing is in electronic format, we would be very easy to make corrections, add lines, adjust the text layout.

The transfer process even easier. If we must use the copy machine to make copies of an article or book, this time we have gotten used to copy the document in the form of electronic files into the floppy disk, or into a computer hard disk.

4. Implementation Steps Digital Library

  • Field Survey in order to identify needs
  • Designing a Digital Library application prototype
  • Provide support facilities such as : computers, scanners, CD and others.
  • Socializing Purpose Digital Library to its staff, students, lecturers and all the parties involved in the development of Digital Library

5. Application Of Technology

In order for the program can be used well and properly so needed a supportive enviroment as well. The intended environment is hardware, software and operating system used. For that to be considered are :

a. Hardware

1)         The processor of at least equivalent to the Pentium II 233 MHz and above.

2)         Memory/RAM 64 MB minimum.

3)         VGA at least 1 MB.

4)         Keyboard and Mouse both type serial, ps/2 or USB.

5)         Monitor that supports resolutions up to 1024 x 768.

6)         Hard drive with at least 50 MB of empty space.

b. Software

1)         Windows NT/2000/XP or Linux.

2)         Apache Webserver version 2.0.39

3)         PHP version 4.3.8 or higher.

4)         SGML/XML/HTML

5)         Module Smarty dan PEAR

6)         MySQL Database version 4.0.0 or higher.

7)         The Browser that supports Javascript and CSS, such as Internet Explorer version 3.0 upwards and Mozilla Firefox.

Figure 1 Road Map Process data into digital library

The first step that must be done in the process of establishing the digital library is digitizing the data to be stored therein. The data in the form of text scanning in advance so we can be displayed by the computer in a digitized image format, after the scaning process is completed we can change the scanning results into other formats such as ASCII, as well as Acrobat Documents.

The process of changing the format is known as OCR (Optical Character Recognition) where the representation is a character by character rather than pixel per pixel. As for the audio and video data can be saved directly to a computer, the format usually used for video is MPEG and AVI (Audio Video Interleave), while for the audio usually WAV format. After the data we change the format and we want to save, then we need to create a metadata, the information about the data that we have like title, author, publisher, etc.. Where will this metadata will be used to speed up access to the collection of relevant data through searching and browsing. After that we need to build a database to organize and process data available. Some well-known bibliographies include :

  • MARC / Machine Readable Catalogue, a data storage standard which is very complete bibliography consists of  700 elements and can describe very well most of the physical object a source of knowledge.
  • Dublin Core, a standard data storage simple bibliography consists of 15 elements, is sufficient to represent the description of a source of knowledge. Dublin Core and MARC elements can be converted to each other.
  • BIB-1, a subset of MARC, bibliographic searches are often used for multi-server with the Z39.50 protocol.
  • EAD / Electronic Archive Description, together with language SGML (Standard Generalized Markup Language) to do the archiving, this EAD document describes the design of a digital archive.
  • Classification Schemes, classify physical objects or sources of knowledge based on sequence specific circumstances.

To display the data and documents into the Internet network we can use development tools such as HTML, scripting languages PHP, mySQL database server and the FreeBSD operating system. Meanwhile, to facilitate users in finding and accessing data or documents required it is necessary to set up a tracking system. This system is intended to search for data by entering a keyword from bibliografis elements, protocols that are typically used to establish this system are :

a)         HTTP / Hyper Text Transfer Protokol, HTTP is a transfer protocol that runs on a web document.

b)         Z39.50,  is the standard protocol for information retrieval that allows browsing of information between servers.

c)         SQL / Structured Query Language, is a language database that statement can be created to store, modify, delete or browse data.

d)         XML is  set of rules (you can also interpret it as guidelines or conventions) for designing text formats that allow data to be structured data.

Figure 2 Digital Library Architecture Solutions

Digital library solutions in architecture there are four inter-related elements in order to bolster the performance of the digital library, consisting of: Multimedia Information Service, Application Management based on Multimedia, Management Framework based on the Digital, Computer and Network Infrastructure as seen in figure 2.

a. Audio Data


Figure 3 Digitalize Audio Data

Stages in the digitalization of audio data by way of images and sounds stored in the video transferred into DVDs, audio voice to data stored on cassette tapes and audio CDs after doing audio capture and converted into MP3 format DVDs next step and put into MP3 Conversion Digital Media Manager, for the Document/photo before the scan so that the document is stored in the data in the form of PDF, JPED, MS.Word so that data can be stored in the Digital Media Manager, as seen in figure 3.

b. Text Data


Figure 4 Digitalize Text Data

To change the shape of a paper document into digital data by the way do batch scanning and cataloguing, then performed Thumbnail Generation OCR Processing, then formed Generation Script Loading Full Text Indexing which will change into a form Archival copies of data in XML format and the Digital Library as seen in Figure 4.

c. Data Colour Image


Figure 5 Digitalize Data Colour Image

Change the image data in paper form is also done scanning for data to be stored in a computer via the Colour Correction Editing Cataloguing, adjusted so that the appropriate image resolution, then perform Script Generation Loading Full Text Indexing and Archival copies can be stored in the form in XML format and the Digital Library, as shown in Figure 5.

6. Conclusion

Digital Library is one solution in helping realize the vision of higher education. Digital Library has been proven capable of supporting the activities of scholars, such as interactive modules (e-learning) can be accessed and studied more easily students can learn anytime, anywhere, as long as students are connected to the internet. Digital Library could become a mediator for libraries that do resource sharing, so that the colections of the Digital Library A, can be used by the Digital Library B to Z, or even vice versa.

Digital collections that exist in a library can be used optimally in the same time by users in large numbers. It takes cooperation from various parties to develop a Digital Library. Strong local content, reasonable in terms of quantity and quality, information search system that is easy and fast, a benchmark in the development of Digital Library. With the Digital Library, will more easily access information, so that the process of teaching and learning, research and development of science is easier.

REFERENCES

Romi Satria Wahono, Digital Library : Chalenges and Roles Toward 21st Century, Proceedings of Tekno ’98 Sysmposium, Nagaoka, Japan, 1998

R.J. McNab, I.H. Witten, and S.J. Boddie, A Distributed Digital Library Architecture Incorporating Different Index Style, Advances in Digital Libraries Conference, 1998.

http://www.pustakabersama.net/. Perpustakaan Digital. Accessed 10 September 2010.

Komalasari, Rita. Digitalisasi di Perpustakaan IPB. dalam Dinamika Perpustakaan IPB menuju Universitas Riset. Bogor: IPB Press. 2004.

h1

ISIT BSI Bandung

October 21, 2010

THE USE OF WEB-BASED APPLICATION SYSTEM REDMINE SETTING IN PROJECT MANAGEMENT

Grace Gata1), Nia Kusuma Wardhani 2), Windu Gata 3)

ABSTRACT

A company in developing the software needs to facilitate a project management in overseeing the conversion of software online. Bug tracking system can accelerate the course of major projects being developed by the company so that it can see the changes made. Redmine is a software web-based project management application built using the open source Ruby on Rails framework which has flexibility to track the bug so it can support the project management company.

Web-based project management has a special reliability challenges in following the inspiration of all members of the project with the objectivity of the project that can be used as role models and lead from many educational background in a team. It can create the will and read in a sustainable democratic cooperation and motivate that IT can be used to resolve conflicts which may occur. Web-based project management at its core is not only a leading member of a team, but also train them in the world of communication and social competition then motivate them to participate in further education.

Key words: Project management, Redmine, Web-based Project Management Application, Scrum, Agile Development

1. Introduction

Development of software systems is not an easy thing, there are a lot of challenges and constraints in expanding it. Today the development of software systems required for agile (Agile) that demands strategy, application release, the velocity (iteration), daily and sustained (continous).

These demands can be overcome by using project management applications that can manage application development projects, currently being developed by a lot of software companies, either desktop or web-based applications.

One alternative that can be used is the Redmine project management application (http://www.redmine.org), which provides features: the use of many projects, role based access control, search systems issues (issue), the bar graph and calendar, news and documents and file management, notification via email and xml feeds, per project wiki, forums per project, tracking time, adding fields, integration with Subversion repository, CVS, etc.), LDAP, multiple databases and users can register.

2. Issues

Many companies do not understand the importance of project management in the development of software application systems in a structured, so that at the time of project implementation challenge in sorting events or history, difficulty in knowing who the personnel who have been involved in the project, it is difficult to do documentation, as well as difficult to analyze projects that have not been, is or has been running.

3. Application Development Method

There are many Agile Development Methods that can be used to develop application systems which demand on fast, reliable, continuing plan and teamwork between developer and user.  Those methods are:

3.1      XP Project

The first Extreme Programming project was started March 6, 1996. Extreme Programming is one of several popular Agile Processes. It has already been proven to be very successful at many companies of all different sizes and industries worldwide.

Extreme Programming is successful because it stresses customer satisfaction. Instead of delivering everything you could possibly want on some date far in the future this process delivers the software you need as you need it. Extreme Programming empowers your developers to confidently respond to changing customer requirements, even late in the life cycle.

Extreme Programming emphasizes teamwork. Managers, customers, and developers are all equal partners in a collaborative team. Extreme Programming implements a simple, yet effective environment enabling teams to become highly productive. The team self-organizes around the problem to solve it as efficiently as possible.

Extreme Programming improves a software project in five essential ways; communication, simplicity, feedback, respect, and courage. Extreme Programmers constantly communicate with their customers and fellow programmers. They keep their design simple and clean. They get feedback by testing their software starting on day one. They deliver the system to the customers as early as possible and implement changes as suggested. Every small success deepens their respect for the unique contributions of each and every team member. With this foundation Extreme Programmers are able to courageously respond to changing requirements and technology. [ www.extremeprogramming.org, 04 sept 2010 11:34PM]

Figure 1  Iteration of XP Project

3.2      SCRUM development Multiple Application Development

The use of Scrum Method like other XP software development, if the development of another related application comes along at a later point in time, then this is prepared by putting jointly used components aside. A Shared Resource team is created to support and enhance components satisfying the requirements of multiple application teams. The leaders of the teams, known as “Scrum masters”, meet regularly (at least once a week). These meetings are called “scrum of scrums”.

Figure 2 Component Shared Resources Team

Although Scrum was intended for management of software development projects, it can be used to run software maintenance teams, or as a general project/program management approach.

4. Project Management


Project management information system focused on three factors: people, problems and processes. In the human factors of information systems work is very instrumental in the success of project management. The importance of human factors is expressed in human management capability maturity model (a people management capability maturity model / PM-CMM), which serves to increase the readiness of the software organizations in resolving the problem by doing activities receiving, selecting, performance management, training, compensation, career development, organization and work design and development team.

A project is an innovative and complex under staking with conditions, Standard and Poor ‘costs, dead line, resources, and quality. A company’s performance process has to be coordinated by (project) management so That the general conditions / restrictions can be maintained. More specifically “The management has to Specify the Objectives and strategies for the company and operationalize them in plans, monitor the achievements of the Objectives, develop adequate corporate and organization for implementation of the Objectives, and plans, leads, and Motivate the staff, the corporate control the process of, and take decisions. This means, that Can management be defined as an activity That deals with shaping the actions of other people “(Gernet and Ahrend 2001).

Challenges in implementation of project management are :

  • Inspire all project members with the project objectives.
  • Be capable of leading a multidisciplinary team.
  • Create the willingness and readiness for (democratic) cooperation.
  • Constantly motivate the team and solve conflict.                                                                                                                                                                                          5. Application Project Management

According to Gernet and Ahrend 2001, the results in the following task for software project management software :

  • Leadership : Organize, control, lead staff, inform
  • Development : Set, Plan, and define objectives.
  • Monitoring : check and control.

Software project management software supports an engineering approach of software development in that it extends the technical product development cycle (planning – implementing – checking ) to economic and social tasks, like managing, developing, and monitoring (Web Engineering The Discipline of Symantic Development of Web Applications, edition Jul 2006, page 171 -172)

Figure 3 Project Management Objective : an engineering approach to software development

In order to support performance of software development using Agile Method, it needs a project management application which reliable with XP requirements or Scrum as follows:

  1. Iteration plan (Task or Sprint or issue)
  2. Backlog
  3. Can be access anywhere
  4. role levels
  5. Developers can communicate with each other included user application
  6. Project management can interact with program repository
  7. Users can be different by user privileges
  8. Developer may have more than one user privileges on different project. 6. Redmine

Redmine is a web-based project management application which flexible, written using Ruby on Rails framework and it can be used in multiple platforms and databases. Is an open source application and is launched by the GNU General Public License v2 (GPL), in its operation Redmine has many facilities to support project management, such as : support for multi projects, so it can manage all ongoing projects, flexibility in the basic rules of access control, flexible in tracing task of the system, it also display the Gantt Chart and project work calendar, news, documentation and file management, page and notification email, the wiki that is used to manage project documentation, forums, investigating time, changes to the task space, time input, projects and users, it can integrate and view the contents of the SVN repository, CVS, Git, Mercurial, Bazaar and Darcs. Making the task can be via email, supports user to register online, multilingual support, and also support databases with multiple versions. To be able to view the source code that has been made and also the changes which have been performed using version control browser.

Figure 4 Project Management Redmine

Figure 4 illustrates redmine project management in its use to be supported by various elements such as methods that use agile development methods, the People consisting of people who are related, such as developers, clients and leadership. Developing applications using Project management should also be equipped with the svn repository program and documents are managed so that created applications developed as the output.

In use can evaluate the new features which have been added previously, it is set so that users can create their own projects, meaning that if it is ever to register so you can create and run the project administration features. Categories used for the task.

1.      Project documents that the project documentation such as schedules, progress reports and so forth.

2.      Functional Specification is the specification that the application wants to make, often also called document analysis.

3.      Technical Specification is the specification of how to make it, also called a design document.

4.      User Documentation of all issues related to the user manual documents.

5.      Business layer of business logic from application components.

6.      User Interface Layer is an application view component,

7.      Data Access layer of application components that interact with the database.

By tracking the project done, given time used to resolve these issues. All activities can be displayed with a form of gantt chart, calendar or timeline form, so the goal in managing the project company to be better planned and in accordance with a predetermined period of time. Redmine built and developed by a community who volunteered to develop software that can adjust manajamen needs in an enterprise project.

Figure 5 Activity

In figure 5, visible activity carried out at any time all additional activities and changes that occur are recorded in a daily view so that the necessary checks can be done to maximize the regular project management and well-documented

Figure 6 Issues

Any project that included the issue called, can be created by the user by listing it will show all ongoing project activities, as shown in figure 6.

Figure 7  Bug

The project undertaken will be many changes and additions once that happen, then made an activity of communication via forums and email about a bug is found and changes made as shown in Figure 7, so coordination between project leaders with team members having a smooth communication.

Figure 8  Repository

With the ease of use Redmine that can access files from the subversion repository so it looks like an activity carried out in more detail, as shown in Figure 8.

Figure 9 Revision

Changes made or the addition of a program can be viewed as Figure 9 Listing the program can be listed parallel between the old program listing with the listing of new programs that can be tracked all the changes and facilitate the tracking.

Figure 10 Calender

In making project management requires an appropriate scheduling (fig.10) so as to achieve a predetermined target project so that all work can be done in an integrated and timely manner.

6.1 STRENGTHS OF REDMINE
The advantages of Redmine as web-based project management application are: in its use is relatively easy, have a nice view, a very nice collaboration features that can facilitate teamwork, all project activities are well documented, can interactions among developers and users that facilitate communications, has a per-project forum, can be integrated with other project management software and a more mainstream is to be open source or free.

CONCLUSION

Development of application system needs solid teamwork that supports each other. That cooperation of teamwork can be build using project management which Redmine is a reliable application system. Because it supports all the needs of project management with all Agile development method such as XP and Scrum.

REFERENCES

Gerti Kappel , Birgit Pröll , Siegried Reich and Werner Retschitzegger Engineering The Discipline of Symantic Development of Web Applications, July 2006 edition

Ian Somerville, Software Engineering, Addison-Wesley, 2005

www.redmine.org

http://www.agile-process.org http://www.extremeprogramming.org

http://en.wikipedia.org/wiki/Scrum

dipublish sabtu, 23 Oktober 2010 dan mendapat gelar sebagai the best paper…..alhamdulillah….

jadi semangat lagi tuk menulis…..cayo :-D

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.